Matan Abu Syuja, Bab Wakalah Bagian 1, Kitabul Buyu, Ustadz Erwandi Tarmizi


BAB WAKALAH – BAGIAN KE-1 – KITAB MATAN ABU SYUJA’ (USTADZ DR. ERWANDI TARMIZI, M.A.)
Kajian oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.
Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib atau biasa disebutMatan Abu Syuja’, kajian ini mengambil pembahasan khusus yaitu yang berkaitan dengan fiqih mu’amalat. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Syafi’i, karya Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah. Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. pada Kamis pagi, 17 Dzulhijjah 1436 / 1 Oktober 2015. Pada pertemuan yang lalu, Ustadz Erwandi telah menyampaikan tentang “Bab Syarikah / Syirkah“, dan pada pertemuan kali ini beliau akan membahas Kitabul Buyu’ yaitu tentang “Bab Wakalah (Bagian Ke-1)“.
RINGKASAN KAJIAN KITAB MATAN ABU SYUJA’
KITABUL BUYU’ (كتاب البيوع) BAB WAKALAH (BAGIAN KE-1)
Pada kajian kali ini akan dibahas mengenai permasalah “Bab Wakalah“. Penulis kitab ini, yaitu Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahanirahimahullah berkata:
وكل ما جاز للإنسان التصرُّفُ فيه بنفسه جاز له أن يُوَكِّلَ فيه أو يَتَوَكَّل.
والوَكَالة عَقْد جائز، ولكل منهما فَسْخُها متى شاء، وتَنْفَسِخ بموت أحدِهما.
والوكيل أمين فيما يقْبِضُهُ وفيما يَصْرِفُهُ،ولا يَضْمَنُ إلا بالتَّفريط.
“Dan setiap apa yang dibolehkan bagi manusia untuk berjual beli di dalamnya yang dilakukan sendiri, maka boleh diwakilkan. Dan akah wakalah itu diperbolehkan, akan tetapi setiap dari dua orang yang menjalin akad wakalah boleh membatalkan akadnya kapan saja diinginkan. Dan pembatalan akad dengan jika salah satu dari keduanya wafat. Dan wakil (yang menerima wakalah) terjamin dalam hal-hal yang ia belanjakan, namun tidak ada jaminan jika dia lalai.”
Simak selengkapnya pembahasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan bab wakalah ini bersama Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi. Semoga bermanfaat.